Cara Merayakan Hari Kemenangan

Masya Allah, tidak terasa Bulan Suci Ramadhan akan berakhir sebentar lagi. Penutupan bulan puasa ini akan dirayakan penuh khidmat dengan Shalat Hari Raya Idul Fitri. Eid Mubarak untuk umat muslim dunia.

Menunaikan shalat Hari Raya hukumnya sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Nabi Saw. mengerjakannya dan beliau menganjurkan seluruh kaum Muslimin, baik laki-laki maupun perempuan supaya beramai-ramai menunaikan shalat Hari Raya.

Menurut keterangan dalam hadits-hadits Nabi, baginda menganjurkan supaya pada waktu melaksanakan shalat Hari Raya, kaum Muslimin memakai pakaian yang bagus (tidak harus baru yang penting bersih dan rapi).

Sayyidina Hasan (cucu Nabi Saw.) mengatakan, “Bahwa Nabi Saw. menyuruh kami supaya di hari itu memakai pakaian yang lebih baik dan bagus, memakai wangi-wangian, dan berkurban dengan hewan kurban yang sehat.”

Menurut sunnah Nabi Saw., sebelum menunaikan shalat Hari Raya Idul Fitri, hendaklah makan terlebih dahulu ala kadarnya. Namun, jika akan berangkat untuk shalat Idul Adha, janganlah makan terlebih dahulu. Sebaiknya makan setelah shalat dengan daging kurban.

Nabi Saw. memberi contoh untuk kita, yaitu melaksanakan shalat Hari Raya Idul Fitri di mushala, yaitu di suatu tanah lapang di pinggir kota. Dengan pendapat kuat ini, bahwa shalat Hari Raya Idul Fitri lebih afdhal dilaksanakan di tanah lapangan di pinggir kota dibandingkan di Masjid.

Sementara itu, kota sebesar Jakarta yang luasnya 30 km, tidak ada tanah lapang di pinggir kota. Peraturan susunan kota modern menjadikan tanah lapang banyak terdapat di dalam kota sendiri. Karena itu, semua tanah lapang dijadikan tempat shalat berjamaah. Hal seperti inilah yang kita rasakan seperti berdirinya syiar islam. 

ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ
“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.”

QS Al-Hajj (22) Ayat 32

Beramai-ramai ke tanah lapangan untuk melaksanakan shalat Hari Raya Idul Fitri, beribu orang menyerukan kebesaran Allah SWT. Semuanya akan menambah takwa hati kepada Allah SWT dan menambah semangat memeluk agama serta menambah teguh perpaduan dalam Islam.

Tuntunan Puasa, Tarawih, & Shalat Idul Fitri karya Prof. Dr. Hamka. Diterbitkan Gema Insani tahun 2017. 162 halaman. ISBN 978-602-250-384-2

Beli di Shopee: Jual Buku Hamka – Tuntunan Puasa – Tarawih dan Shalat Idul Fitri | Shopee Indonesia

Sumber: Buku Tuntunan Puasa, Tarawih, & Shalat Idul Fitri karya Prof. Dr. Hamka.
Photo by Timur Weber

Author

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Read More

Jadilah Tiga Ini!

Menjalani hidup dan berusaha menjadi versi terbaikmu adalah sebuah keharusan. Apapun itu yang kamu hadapi, dan apapun itu…
Read More

Jangan Takut!

Jangan takut jatuh, kerana yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Yang takut gagal, kerana yang tidak…